Rabu, 18 Juli 2012

Pembukaan

Assalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokaatuh...

Alhamdulillah, keinginan untuk punya blog sendiri udah kesampean juga. Di blog ini nanti, insyaalloh saya akan berbagi beberapa catatan inspiratif dan sebagai perenungan untuk kita semua dalammenjalani hidup ini. Insyaalloh, catatan pertama akan tayang di hari pertama Bulan Ramadhan......

Sekalian juga saya mengucapkan "Marhaban yaa Ramadhaan, Marhaban yaa Syahro-s Shiyaamii...."
»»  Baca Lebih Lanjut...

Selasa, 17 Juli 2012

Iklan "Dilarang Merokok" Yang Menyentuh

anda seorang perokok berat? atau hanya seorang perokok? jika iya, sebaiknya anda meluangkan waktu semenit setengah untuk menyaksikan sebuah video dari YouTube.com yang sangat menyentuh. silahkan langsung buffer aja video nya.

»»  Baca Lebih Lanjut...

Selasa, 26 Juni 2012

Waktu Yang Dilarang Untuk Tidur Anda

 

Tidur merupakan aktifitas dimana kita mengistirahatkan tubuh kita setelah melakukan aktifitas. Tapi ada beberapa waktu yang dilarang untuk Anda tidur, seperti waktu sesudah Ashar, waktu antara Maghrib dan Isya. Untuk lebih lengkapnya silahkan baca artikel dibawah ini.

1. Ba'da Ashar (sesudah waktu Ashar), tidur di waktu ini akan menyebabkan penyakit Gila (karena ketika kita bangun ketika Maghrib, kita dalam keadaan bingung, antara pagi atau sore hari)

2. Di waktu Magrib sampai Isya. Tidur ini akan menyebabkan penyakit susah tidur di waktu malam (tidak bisa mengantuk / insomnia)

3. Ba'da Shubuh (sesudah waktu Shubuh), tidur ini membuat rezeki kita jauh

Waktu tidur yang dianjurkan untuk orang-orang yang ingin bangun malam untuk beribadah yaitu di waktu pukul 10.45 s/d 11.45 WIB, nanti dengan sendirinya kita akan bangun di waktu sekitar pukul 02.30 dini hari.
»»  Baca Lebih Lanjut...

Senin, 28 Mei 2012

Jadilah Seperti Pensil

Seorang anak bertanya kepada neneknya yang sedang menulis sebuah surat.
"Nenek lagi menulis tentang pengalaman kita ya? atau tentang aku?"
Mendengar pertanyaan si cucu, sang nenek berhenti menulis dan berkata kepada cucunya,
"Sebenarnya nenek sedang menulis tentang kamu, tapi ada yang lebih penting dari isi tulisan ini yaitu pensil yang nenek pakai. Nenek harap kamu bakal seperti pensil ini ketika kamu besar nanti", ujar si nenek lagi.

Mendengar jawaban ini, si cucu kemudian melihat pensilnya dan bertanya kembali kepada si nenek ketika dia melihat tidak ada yang istimewa dari pensil yang nenek pakai.
"Tapi nek, sepertinya pensil itu sama saja dengan pensil yang lainnya", Ujar si cucu.
Si nenek kemudian menjawab,
"Itu semua tergantung bagaimana kamu melihat pensil ini. Pensil ini mempunyai 5 kualitas yang bisa membuatmu selalu tenang dalam menjalani hidup, kalau kamu selalu memegang prinsip-prinsip itu di dalam hidup ini", Si nenek kemudian menjelaskan 5 kualitas dari sebuah pensil.
"Kualitas pertama, pensil mengingatkan kamu kalau kamu bisa berbuat hal yang hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil ketika menulis, kamu jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkah kamu dalam hidup ini. Kita menyebutnya tangan Tuhan, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendakNya".

"Kualitas kedua, dalam proses menulis, nenek kadang beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil nenek. Rautan ini pasti akan membuat si pensil menderita. Tapi setelah proses meraut selesai, si pensil akan mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga dengan kamu, dalam hidup ini kamu harus berani menerima penderitaan dan kesusahan, karena merekalah yang akan membuatmu menjadi orang yang lebih baik".

"Kualitas ketiga, pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk mempergunakan penghapus, untuk memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu memperbaiki kesalahan kita dalam hidup ini, bukanlah hal yang jelek. Itu bisa membantu kita untuk tetap berada pada jalan yang benar".

"Kualitas keempat, bagian yang paling penting dari sebuah pensil bukanlah bagian luarnya, melainkan arang yang ada di dalam sebuah pensil. Oleh sebab itu, selalulah hati-hati dan menyadari hal-hal di dalam dirimu".

"Kualitas kelima, sebuah pensil selalu meninggalkan tanda/goresan. Seperti juga kamu, kamu harus sadar kalau apapun yang kamu perbuat dalam hidup ini akan meninggalkan kesan. Oleh karena itu selalulah hati-hati dan sadar terhadap semua tindakan".
»»  Baca Lebih Lanjut...

Rabu, 16 Mei 2012

Ikatkan Sehelai Pita Kuning Untukku

If GOD always forgives you, will you forgive the others?

Pada tahun 1971 surat kabar New York Post menulis kisah nyata tentang seorang pria yang hidup di sebuah kota kecil di White Oak, Georgia, Amerika. Pria ini menikahi seorang wanita yang cantik dan baik. Sayangnya, dia tidak pernah menghargai istrinya. Dia tidak menjadi seorang suami dan ayah yang baik. Dia sering pulang malam-malam dalam keadaan mabuk, lalu memukuli anak dan isterinya.

Satu malam dia memutuskan untuk mengadu nasib ke kota besar, New York. Dia mencuri uang tabungan isterinya, lalu dia naik bis menuju ke utara, ke kota besar, ke kehidupan yang baru. Bersama-sama beberapa temannya dia memulai bisnis baru. Untuk beberapa saat dia menikmati hidupnya. Sex, gambling, drug. Dia menikmati semuanya. Bulan berlalu. Tahun berlalu. Bisnisnya gagal, dan ia mulai kekurangan uang.

Lalu dia mulai terlibat dalam perbuatan kriminal. Ia menulis cek palsu dan menggunakannya untuk menipu uang orang. Akhirnya pada suatu saat naas, dia tertangkap. Polisi menjebloskannya ke dalam penjara, dan pengadilan menghukum dia tiga tahun penjara. Menjelang akhir masa penjaranya, dia mulai merindukan rumahnya. Dia merindukan istrinya. Dia rindu keluarganya. Akhirnya dia memutuskan untuk menulis surat kepada istrinya, untuk menceritakan betapa menyesalnya dia. Bahwa dia masih mencintai isteri dan anak-anaknya. Dia berharap dia masih bisa kembali.

Namun dia juga mengerti bahwa mungkin sekarang sudah terlambat, oleh karena itu ia mengakhiri suratnya dengan menulis,
"Sayang, engkau tidak perlu menunggu aku. Namun jika engkau masih ada perasaan padaku, maukah kau nyatakan? Jika kau masih mau aku kembali padamu, ikatkanlah sehelai pita kuning bagiku, pada satu-satunya pohon beringin yang berada di pusat kota. Apabila aku lewat dan tidak menemukan sehelai pita kuning, tidak apa-apa. Aku akan tahu dan mengerti. Aku tidak akan turun dari bis, dan akan terus menuju Miami. Dan aku berjanji aku tidak akan pernah lagi menganggu engkau dan anak-anak seumur hidupku."
Akhirnya hari pelepasannya tiba.

Dia sangat gelisah. Dia tidak menerima surat balasan dari isterinya. Dia tidak tahu apakah isterinya menerima suratnya atau sekalipun dia membaca suratnya, apakah dia mau mengampuninya? Dia naik bis menuju Miami, Florida, yang melewati kampung halamannya, White Oak. Dia sangat sangat gugup. Seisi bis mendengar ceritanya, dan mereka meminta kepada sopir bus itu,
"Tolong, pas lewat White Oak, jalan pelan-pelan. Kita mesti lihat apa yang akan terjadi..."
Hatinya berdebar-debar saat bis mendekati pusat kota White Oak. Dia tidak berani mengangkat kepalanya.

Keringat dingin mengucur deras. Akhirnya dia melihat pohon itu. Air mata menetes di matanya...Dia tidak melihat sehelai pita kuning...tidak ada sehelai pita kuning...tidak ada sehelai...melainkan ada seratus helai pita-pita kuning...bergantungan di pohon beringin itu...Ooh...seluruh pohon itu dipenuhi pita kuning...!!!!!!!!!

Kisah nyata ini menjadi lagu hits nomor satu pada tahun 1973 di Amerika. Sang sopir langsung menelpon surat kabar dan menceritakan kisah ini. Seorang penulis lagu menuliskan kisah ini menjadi lagu, "Tie a Yellow Ribbon Around the Old Oak Tree", dan ketika album ini dirilis pada bulan Februari 1973, langsung menjadi hits pada bulan April 1973. Sebuah lagu yang manis, namun mungkin masih jauh lebih manis jika kita bisa melakukan apa yang ditorehkan lagu tersebut.
»»  Baca Lebih Lanjut...

Rabu, 08 Februari 2012

Kesalahpahaman Tentang "Kesuksesan"


Sebenarnya, apa sih yang dimaksud dengan SUKSES itu? Apakah SUKSES itu harus mempunyai uang banyak atau mempunyai jabatan yang tinggi? Banyak orang yang salah dalam mendeskripsikan tentang apa itu KESUKSESAN, seperti Orang-orang yang sukses tidak melakukan kesalahan, padahal itu salah. Untuk lebih jelasnya, silahkan baca artikel ini sampai selesai.

Beberapa orang tidak bisa sukses karena latar belakang, pendidikan, dan lain-lain
Padahal setiap orang dapat meraih keberhasilan. Ini hanya bagaimana mereka menginginkannya, kemudian melakukan sesuatu untuk mencapainya.

Orang-orang yang sukses tidak melakukan kesalahan
Padahal orang-orang sukses itu justru melakukan kesalahan sebagaimana kita semua pernah lakukan. Namun, mereka tidak melakukan kesalahan itu untuk kedua kalinya.

Agar sukses, kita harus bekerja lebih dari 60 jam(70, 80, 90...) seminggu
Padahal persoalannya bukan terletak pada lamanya anda bekerja. Tetapi bagaimana anda dapat melakukan sesuatu yang benar.

Anda hanya bisa sukses bila bermain sesuatu dengan aturan
Padahal siapakah yang membuat aturan itu? Setiap situasi membutuhkan cara yang berbeda. Kadang-kadang kita memang harus mengikuti aturan, tetapi di saat lain andalah yang membuat aturan itu.

Jika anda selalu meminta bantuan, anda tidak sukses
Padahal sukses jarang sekali terjadi di saat-saat vakum. Justru, dengan mengakui dan menghargai bantuan orang lain dapat membantu keberhasilan anda. Dan sesungguhnya ada banyak sekali orang semacam itu.

Diperlukan banyak keberuntungan untuk sukses
Padahal hanya dibutuhkan sedikit keberuntungan. Namun diperlukan banyak kerja keras, kecerdasan, pengetahuan, dan penerapan.

Sukses adalah bila anda mendapatkan banyak uang
Padahal uang hanya satu saja dari begitu banyak keuntungan yang diberikan oleh kesuksesan. Uang pun bukan jaminan kesuksesan anda.

Sukses adalah bila semua orang mengakuinya
Padahal anda mungkin dapat meraih lebih banyak orang dan pengakuan dari orang lain atas apa yang anda lakukan. Tetapi meskipun hanya anda sendiri yang mengetahuinya, anda tetaplah sukses.

Sukses adalah tujuan
Padahal sukses lebih dari sekedar anda bisa meraih tujuan dan goal anda. Katakan bahwa anda menginginkan keberhasilan, maka ajukan pertanyaan "atas hal apa?"

Saya sukses bila kesulitan saya berakhir
Padahal anda mungkin sukses, tapi anda bukan Tuhan. Anda tetap harus melalui jalan yang naik turun sebagaimana anda alami di masa-masa lalu. Nikmati saja apa yang telah anda raih dan hidup setiap hari sebagaimana adanya.
»»  Baca Lebih Lanjut...

Sabtu, 28 Januari 2012

Ayam dan Sapi


"Kenapa sih orang-orang mengataiku pelit? Padahal semua orang kan tahu kalau aku wafat nanti, aku akan memberikan semua yang aku punya pada yayasan sosial dan panti asuhan", kata seorang kaya pada pelayannya.
"Akan saya ceritakan fabel tentang ayam dan sapi", jawab pelayannya.

Sapi begitu populer, sedangkan sang ayam tidak sama sekali. Hal ini sangat mengherankan sang ayam.
"Orang-orang berkata begitu manis tentang kelemah lembutan dan matamu yang begitu memancarkan penderitaan", kata ayam pada sapi.
"Mereka mengira kamu begitu murah hati, karena tiap hari kamu memberi mereka krim dan susu. Tapi bagaimana dengan aku? Aku memberikan semua yang aku punya. Aku memberikan daging ayam. Aku memberikan bulu-buluku. Bahkan mereka memasak dan membuat sup dengan kakiku untuk kaldu. Tidak ada yang seperti itu. Kenapa sih kok bisa begitu?".

"Apakah anda tahu apa jawaban sang sapi?", kata pelayan.

Sang sapi berkata, "Mungkin karena aku memberikannya sewaktu aku masih hidup."
»»  Baca Lebih Lanjut...